Senin, 24 Juli 2017

Laporan KKN Minggu 3



Laporan KKN Minggu 3 (17 Juli 2017 – 23 Juli 2017)

Senin, 17 Juli 2017 (Hari ke-14)
                Mengawali minggu ini, saya bersama teman-teman kesehatan mendatangi posyandu di Dusun Sawah Taratak. Menurut saya kegiatan posyandu di sini sudah terorganisir. Dan ibu-ibu yang datang ke sini sudah mengetahui apa-apa saja yang terlebih harus mereka lakukan. Satu lagi ada hal yang membedakan posyandu ini dengan posyandu yang lain, yaitu adanya kegiatan membagi-bagikan kado kepada peserta posyandu. Pembagiannya dilakukan dengan pengundian, dan siapa yang beruntung dia dapat. Kegiatan posyandu ini ditutup dengan makan bersama.


Foto 1: Struktur organisasi Posyandu Sawah Taratak
Foto 2: Konsultasi dengan Bidan Een
Foto 3: Penimbangan berat badan bayi dan balita
              
Foto 4: Pengundian nama peserta posyandu
Foto 5: Pemberian hadiah untuk nama yang terpilih
Foto 6: Makan bersama dengan Ibu-Ibu Posyandu
 
Sementara itu, teman-teman yang lain memberikan beberapa penyuluhan di di SDN 09 Muaro Kalaban.

Selasa, 18 Juli 2017 (Hari ke-15)
                Seperti biasa setiap pagi di Hari Selasa sekitar pukul 08.30 WIB kami berkumpul di Kantor Desa untuk melakukan pertemuan dengan kepala desa membahas mengenai kegiatan yang telah kami lakukan seminggu yang lalu serta apa saja yang kami rencanankan untuk seminggu ke depan. Namun sayangnya pada hari ini, Kepala Desa ada agenda lain jadi kami harus kembali ke kantor Kepala Desa esok harinya. Di dalam perjalanan pulang dari Posko saya dan teman saya Yulita melihat Bapak-Bapak memancing di sungai Muaro Kalaban tepat di depan Puskesmas Pembantu. Kegiatan memancing yang dilakukan Bapak-Bapak disini merupakan cara untuk menyalurkan hobby dan ikan yang di tangkap akan dibawa pulang untuk dimasak. Ikan yang dipancing disini adalah ikan nila, dan tidak ada ikan larangan. 
Foto 7: Meihat kegiatan memancing di sekitar Sungai Muaro Kalaban
Rabu, 19 Juli 2017 (Hari ke-16)
                Pagi hari kami berangkat ke Kantor Desa untuk menemui kepala desa dan membahas kegata apa saja yang telah kami laukan. Setelah pertemuan tersebut selesai, kami berangkat ke SD 05 Muaro Kalaban untuk melakukan beberapa penyuluhan dan berbagi ilmu dengan adik-adik. Sesampai disana kami disambut oleh guru olahraga. Beliau sangat ramah. Setelah itu kami mahasiswa kesehatan bertemu dengan beberapa dokter kecil. Setelah kami berkenalan dengan dokter kecil, mereka mengataka bahwa besok pagi ada kegiatan penyuluhan dari dokter kecil, kemudian Ibu pembimbing dokter kecil meminta kami untuk ikut berpartisipasi dalam acara tersebut. Setelah membuat kesepakatan dengan guru dan dokter kecil, dilanjutkan dengan memberikan penyuluhan ke 3 kelas yaitu kelas 3, 4 dan 5. Saya sendiri bertugas di kelas 5, dan saya menjadi moderator untuk penyuluhan yang akan diberikan oleh Yulita, Astuti Marianti dan Falfandi Yulenda. Di saat itu juga, saya berkesempatan untuk berbagi ilmu mengenai Bahasa Inggris dasar kepada adik-adik di sana. Saya mengenalkan beberapa nama benda dalam Bahasa Inggris serta percakapan singkat untuk menanyakan nama orang. Antusias anak-anak disana sangat tinggi. Setelah selesai kegiatan penyuluhan di kelas 5, saya  berpindah ke kelas 3 untuk mempraktekan sedikit senam gemufamire bersama Dina dan adik-adik. Setelah semua kegiatan selesai, kami mendapatkan sate, salah satu makanan yang banyak di jual di Muaro Kalaban. Tidak ada ciri khas tertentu dari sate ini. Kuahnya kuning seperti kebanyakan sate lainnya. Setelah makan sate, dilanjutkan dengan pertemuan bersama Kepala Sekolah.
Foto 8: Berbincang dengan salah satu Guru SDN 05

Foto 9: Moderator dalam acara penyuluhan

Foto 10: Pengenalan Bahasa Inggris

Foto 11: Peragaan senam oleh siswa-siswa kelas 3

Foto 12: Salaman dengan adik-adik sepulang sekolah

                Di sore harinya kami mengunjungi salah satu objek yang paling terkenal di sini yaitu Waterboom Muaro Kalaban. Kami melepas penat dan berenang bersama. Di saat kami sampai jumlah pengunjung tidak terlalu ramai. Waterboom ini merupakan salah satu kebanggaan masyarakat Muaro Kalaban. Ada beberapa fasilitas disini seperti seluncuran, ruang ganti pakaian, cafe, dan tempat duduk untuk bersantai. Waterboom ini terdiri atas 2 bagian. Untuk bagian pertama dapat dilihat langsung ketika masuk, terdapat 3 kolam utama, dimana dikolam-kolam disini terdapat seluncuran yang pas ada yang untuk anak-anak ada yang remaja. Seluncurannya tampak menarik dan berkelok mempunyai tikungan yang semakin bersensasi untuk bermain seluncuran yang mengarah kekolam renang tentunya. Dan bagian yang ke 2 kita butuh sedikit berjalan untuk sampai ke tujuan. Di bagian ke 2 terdapat satu kolam utama dengan 1 seluncuran panjang yang dapat menguji adrenalin kita ketika mencoba seluncuran yang satu ini.
Foto 13: Kolam berenang Waterboom Muaro Kalaban

Kamis, 20 Juli 2017 (Hari ke-17)
                Pagi hari sekitar pukul 06.30 wib kami 5 orang mahasiswa kesehatan sudah berangkat ke SDN 05 Muaro Kalaban untuk berpartisipasi di kegiatan rutin dokter muda. Acara dimulai pada pukul 07.10 wib dengan penyuluhan tentang gigi dari salah satu dokter kecil cantik yang bernama Afifah. Dari kami sendiri yang memberikan materi penyuluhannya adalah Surya Dina Amri dari jurusan kesehatan masyarakat. Dina menjelaskan tentang gizi seimbang melalui peragaan piring sehat. Anak-anak SDN 05 sangat antusias dengan penjelasan yang diberikan oleh Dina. Dan tidak lupa pula, untuk menambah semangat mereka kami memiliki jargon yaitu Gizi Seimbang, Sehat, Cerdas, Produktif ! Setelah menyampaikan materi, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan yang berhasil menjawab diberikan sedikit hadiah.

Foto 14: Penyuluhan bersama dokter muda
                Pukul 09.00 wib kami ditemani oleh Bidan Rafiza mengunjungi TK Pertiwi untuk melakukan penyuluhan cara menggosok gigi, cuci tangan serta pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar kepala dan 
lingkar dada pada siswa-siswi TK Pertiwi.

Foto 15: Penyuluhan di TK Pertiwi

Jumat,  21 Juli 2017 (Hari ke-18)
                Seperti jumat minggu lau, kami memulai aktivitas dengan senam pagi dengan lansia di Puskesmas Pembantu Muaro Kalaban. Selanjutnya kami pergi ke kantor desa untuk melakukan pertemuan rutin dalam rangka membahas apa saja kegiatan yang telah kami laksanakan. Setelah itu saya beserta teman sejurusan saya Desi Kartina kembali ke Puskesmas Pembantu untuk membantu Bidan dalam pemeriksaan IVA Test sebagai salah satu upaya untuk deteksi dini kanker serviks (kanker leher rahim). Pemeriksaan ini dilakukan pada 9 orang ibu-ibu kejaksaan dalam rangka ulang tahun kejaksaan.
Foto 16: Ruangan dan alat pemeriksaan IVA Test

Foto 17: Foto bersama Ibu-Ibu Kejaksaan Muaro Kalaban sebelum dilakukan pemeriksaan

Foto 18: Berbincang sebelum pemeriksaan untuk melepas kecemasan

Foto 19: Sesaat sebelum dilakukan pemeriksaan IVA Test

Foto 20: Pencatatan hasil pemeriksaan IVA Test

                Di lain tempat, teman-teman lain pergi ke SD N 11 Muaro Kalaban untuk memberikan beberapa penyuluhan.

Sabtu, 22 Juli 2017 (Hari ke-19)
                Kegiatan kami pada Hari Sabtu yaitu menjadi instruktur senam di SD N 05 Muaro Kalaban.  Kami melakukan 3 senam yaitu senam pramuka, senam pinguin dan di tutup dengan senam gemufamire. Anak-anak sangat antusias bahkan mereka lebih hafal gerakan daripada kami. Setelah senam pag, kami mengunjungi kantin SD tersebut untuk mengisi perut yang kosong.
Foto 21: Senam pagi bersama siswa-siswi SDN 05 Muaro Kalaban


Foto 22: Kantin SDN 05 Muaro Kalaban 

                Siang harinya saya beserta Yulita, Dina dan pemilik rumah pergi memerik cabe dan rimbang di kebun belakang rumah. Cabe yang dipetik pun cukup untuk konsumsi sehari-hari. Dan sore harinya Bapak Ir. Darwison, MT selaku dosen pembimbing kami mengunjungi posko perempuan dan dilanjutkan ke posko laki-laki.
Foto 23: Memetik cabe

Foto 24: Memetik rimbang
Foto 25: Kunjungan Bapak Darwison ke posko KKN
Minggu, 23 Juli 2017 (Hari ke-20)
                Kegiatan kami di hari ini adalah Gotong Royong di daerah Balai-Balai untuk memperbaiki aliran air yang tersumbat. Teman-teman yang laki-laki ikut bergabung dengan pemuda di sana untuk memperbaiki aliran air tersebut sementara kami yang perempuan memasak dengan Ibu-Ibu disana. Setelah itu dilanjutkan dengan makan bersama. Setelah makan bersama kami shalat ahur terlebih dahulu di Masjid Al Falah Muaro Kalaban. Setelah shalat zhuhur, kami kembali ke tempat goro dikarenakan pekerjaan yang tadi belum selesai.
Foto 26
Foto 27
Foto 26, 27, 28: Masak bersama dengan Ibu-Ibu di Balai-Balai


Foto 29: Makan siang bersama setelah goro

2 komentar:

  1. 1. Belum semua foto pakai kepala foto.
    2. Buatkan struktur organisasi Posyandu Sawah Taratak yang pakai Foto untuk ditampilkan di blog anda sekalian no.HPnya. Ambil data hasil posyandu selama rentang waktu tertentu dan jelaskan. Misalkan, presentase berat balita, jenis makanan yang dianjurkan untuk menambah berat badan dll.
    3. Ikan apa yang dipancing?, ada ikan larangan? buat apa memancing, hobby?, konsumsi sendiri? atau dijual?
    4. Apakah ada ciri khas satenya , jelaskan?
    5. Jelaskan tentang Waterboom Muaro Kalaban, luas, fasilitas, jumlah pengunjung dll.
    6. Memetik cabe, jelaskan kira2 cukup untuk komsumsi sehari-hari atau masih kurang?
    7. Buatkan struktur organisasi Puskesmas Pembantu Muaro Kalaban yang pakai Foto untuk ditampilkan di blog anda sekalian no.HPnya. Ambil data hasil kegiatan puskesmas dalam rentang waktu tertentu dan jelaskan. Misal, jumlah pengunjung, penyakit, kondisi gigi dalam kelompok umur SD, SMP, SMA , umum, dll.

    BalasHapus
  2. 8. Beri keterangan lebih setiap foto yg anda tampilkan di blog seperti bapak2 memancing; keterangan tambahan, jenis ikan dll seperti point 3.
    Usahakan dalam menjelaskan setiap kegiatan yang disertai foto ada data-datanya. Dan jangan lupa setiap organisasi seperti organisasi pemerintahan, kelompok tani atau cadiak pandai, sesepuh/yang dituakan disertai fotonya.

    BalasHapus