Laporan Minggu 1 KKN Muaro Kalaban
Minggu 1
Selasa, 4 Juli 2017 (Hari ke-1)
Tepat
Hari Selasa, tanggal 4 Juli 2017 kami mahasiswa KKN Muaro Kalaban Universitas
Andalas berangkat ke Sawahlunto. Sembilan orang dari kami berangkat menggunakan
bus umum ke Sawahlunto, empat orang menggunakan motor dan dua orang lagi tidak
berangkat Hari Selasa karena 1 orang sedang sakit dan 1 orang lagi masih
menjalani koas. Kami berangkat pukul 08.30 wib.
 |
| Keberangkatan ke Sawahlunto |
Lebih
kurang pukul 11.30 wib kami sampai di daerah Muaro Kalaban. Kami berhenti tepat
di depan kantor desa Muaro Kalaban. Lalu kami segera menurunkan barang dari bus
ke depan halaman kantor desa. Setelah itu 6 orang dari kami pergi ke kantor
walikota mewakili kelompok KKN Muaro Kalaban untuk penyambutan mahasiswa KKN di
Kota Sawahlunto.
 |
| Penurunan barang-barang bawaan di depan Kantor Desa Muaro Kalaban |
 |
| Penyambutan mahasiswa KKN Sawahlunto di Balai Kota Sawahlunto |
Ketika
waktu zuhur masuk, kami yang tidak pergi ke kantor desa langsung jalan ke
mesjid bersama dosem pembimbing lapangan untukmenunaikan shalat zuhur. Setelah
shalat zuhur kami makan siang bersama. Setelah itu kami kembali ke Balai Desa.
Di
balai desa kami mengadakan lokakarya. Kami disambut oleh perangkat desa muaro
kalaban serta Bapak Camat Silungkang. Secara singkat Bapak Masril S.HI selaku Kepala
Desa Muaro Kalaban memberitahu kami bahwa di desa Muaro Kalaban ini terdapat 6
dusun yaitu dusun sawah taratak, sawah tambang, tambun batu, sungai loban,
balai-balai, dan sawah talang.Dan pada
saat itu juga kami memperkenalkan diri dan menyampaikan apa saja yang akan kami
lakukan selama kegiatan di KKN Muaro Kalaban ini. Setelah penyampaian rencana
kerja kami, kami diberi kesempatan untuk berdiskusi dengan para perangkat desa
seperti kepala karang taruna dan kepala badan usaha milik desa. Alhamdulillah
kami mendapat sambutan hangat dan respon yang baik dari perangkat desa Muaro
Kalaban.
 |
| Penyampain rencana kerja pada saat lokakarya dengan perangkat desa Muaro Kalaban |
Setelah
itu kami diantar oleh kepala dusun ke tempat tinggal selama KKN. Kami di bagi
di dua tempat, dimana laki-laki tinggal di daerah Sungai Loban, dan perempuan
tinggal di daerah Sawah Taratak. Setelah sampai di tempat tinggal, kami
bercengkrama dengan pemilik rumah beserta dosen pembimbing kami. Pemilik rumah
yang di tempati oleh perempuan sangat baik dan ramah sekali. Setelah
bercengkram beberapa menit, kami melanjutkan untuk membereskan barang-barang
yang kami bawa. Rumah tinggal mahasiswi KKN ini sekaligus menjadi posko KKN kami.
 |
| Rumah tinggal mahasiswi KKN Muaro Kalaban |
 |
| Bercengkrama dengan pemilik rumah |
Di
malam hari, kami makan bersama dan dilanjutkan dengan rapat dengan kelompok.
Setelah rapat, kami memasang spanduk posko KKN Unand.
 |
| Pemasangan spanduk posko KKN |
Rabu, 5 Juli 2017 (Hari ke-2)
Hari
ini dimulai dengan kegiatan jalan pagi dari tempat tinggal ke Balai Desa pada
pukul 06.50 WIB. Lebih kurang 20 menit kami telah sampai di Balai Desa.
Sesampai di sana kami menunggu perangkat desa Muaro Kalaban. Setelah itu
dilanjutkan untuk mengambil absen.
 |
| Jalan pagi di sekitaran Dusun Sawah Taratak |
Setelah
mengambil absen kami kembali ke rumah. Sesampai di rumah kami melanjutkan
kegiatan dengan masak bersama. Selesai masak, kami makan siang bersama.
Selanjutnya kami rapat untuk membahas program kerja yang akan kami lakukan.
 |
| Rapat mengenai program kerja |
Di
sore hari, kami berkeliling nagari dan
melihat beberapa aktivitas warga sekitar sawah taratak. Ada beberapa kegitan
yang biasa di lakukan warga sawah taratak di pagi hari seperti bermain volly,
menenun dan membuat kulit ketupat.
 |
| Warga Dusun Sawah Taratak latihan bola volly |
 |
| Kain tenun buatan salah satu warga sawah taratak |
 |
| Pembuatan kain songket/tenun |
Malam
hari, kami rapat bersama untuk meninjau ulang rencana kerja.
Kamis, 6 Juli 2017 (Hari ke-3)
Kegiatan
yang kami lakukan pada hari ini hampir sama dengan kegiatan yang kami lakukan
kemarin. Di siang hari kami rapat untuk menyusun matriks kegiatan. Sore harinya
kami kembali menyaksikan warga latihan bola voli, namun disini 3 orang di
antara kami ikut berpartipasi untuk bermain dengan warga.
 |
| Beberapa mahasiswa yang berpartisipasi dalam bermain Volly |
Setelah
shalat maghrib, sekumpulan anak kecil datang ke rumah. Pada saat itu saya
berkesempatan untuk mengaji dengan anak kecil di sana. Alhamdulillah antusias
anak-anak tersebut sangat tinggi untuk mengaji. Awalnya mereka mengaji
sendiri-sendiri dan saya menyimak hafalan mereka, kemudian dilanjutkan dengan
mengaji bersama-sama.
 |
| Maghrib mengaji bersama anak-anak sekitaran Dusun Sawah Taratak. |
Jumat, 7 Juli 2017 (Hari ke-4)
Pagi
hari kami berjalan untuk mengambil absen ke kantor desa. Sesampai di desa,
ketua, bendahara dan beberapa anggota kelompok KKN mengadakan pertemuan dengan
Bapak Kepala Desa. Dari hasil pertemuan ini, di dapatkan kesepakatan bahwa kai
harus ke kantor desa setiap hari Selasa dan Jumat. Setelah itu kami melanjutkan
kegiatan dengan mengunjungi puskesmas pembantu di dusun balai-balai.
 |
| Puskesmas pembantu di daerah Balai-Balai (tampak luar) |
 |
| Puskesmas pembantu di daerah Balai-Balai (tampak dalam) |
Kemudian
di lanjutkan dengan mengelilingi dusun di Muaro Kalaban. Di mulai dengan Dusun
Balai-Balai. Tepat di rumah pertama yang kami kunjungi, ada usaha kipang
kacang. Usaha kipang kacang ini telah lama di rintis oleh keluarga Ibu
tersebut.
 |
| Usaha kipang kacang salah satu warga Balai-Balai |
 |
| Proses pembuatan kipang kacang |
Setelah
itu kami melanjutkan perjalanan ke rumah-rumah warga. Ketika mengelilingi
daerah tersebut terlihat saluran pembuangan air yang kotor, banyak di penuhi
sampah dan airnya terlihat keruh. Lalu kami melanjutkan ke rumah warga. Ketika mengelilingi desa ada sedikit kejadian lucu, dimana kaki saya masuk ke dalam got
akibat saya tidak memperhatikan jalan. Setelah kejadian itu, saya sangat
berhati-hati dalam melangkah agar tidak jatuh ke dalam lubang yang lagi.
Kemudian perjalanan di lanjutkan. Selama perjalanan tidak terlalu banyak rumah
yang kami temui, masih banyak pepohonan di sekitar daerah tersebut. Kami
mendaki, menurun dan tertawa bersama selama mengelilingi desa tersebut. Dan tidak
terasa kami telah sampai di Dusun Sawah Talang. Kemudian kami melanjutkan
perjalanan dan kami berhenti di Dusun Sungai Loban, tepatnya di rumah penginapan
laki-laki untuk beristirahat. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan dan
berhenti di sebuah warung, semantara itu teman-teman yag laki-laki melaksanakan
shalat jumat di mesjid.
 |
| Perjalanan mengelilingi 3 dusun di Desa Muaro Kalaban |
 |
| Perjalanan mengelilingi 3 dusun di Desa Muaro Kalaban |
Setelah teman laki-laki selesai shalat jumat kami pulang ke rumah. Hari ini kami menempuh jalan yang
sangat panjang, dan kami pun merasa lelah.
Sabtu, 8 Juli 2017 (Hari ke-5)
Pagi hari kami
pagi berkeliling untuk melihat rumah yang berada di bukit dusun sawah taratak
dan sekaligus menghitung kasar jumlah rumah disana. Terdapat sekitar 16 rumah warga
di daerah bukit sawah taratak.
Jam
10.00 wib sampai siang kami goro untuk membersihan rumah pemili rumah dan sekitar
rumah. serta memindahkan barang-barnag kami ke ruang kosong agar kamar kami
tidak teraa terlalu sempit.
Sorenya
kami melanjutkan rapat matriks kegiatan untuk miggu depan sekaligus perencanaan
untuk menemui ketua pemuda Dusun Sawah Taratak.
 |
| Rapat melanjutkan pembahasan matriks kegiatan |
Minggu, 9 Juli 2017 (Hari ke-6)
Di
Minggu pagi kami berencana masak bersama dengan pemiliki rumah guna untuk
mempererat tali silahurrahmi. Setelah memutuskan apa yang akan di masak, 3
orang di antara kami termasuk saya, pergi ke Pasar Silungkang untuk membeli
bahan masakan. Setelah itu kami masak bersama. Lebih kurang 1 jam di dapur,
akhirnya ayam penyet pun jadi. Dan kemudian kami makan berjamba agar terlihat
lebih kompak dan menjalin chemistry di antara mahasiswa kelompok KKN Muaro
Kalaban.
Pada
siang hari, beberapa orang diantara kami pergi ke rumah ketua Karang Taruna
untuk membahas gala desa yang rencananya akan diadakan pada tanggal 15 Juli
2017. Namun di sayangkan pada saat itu Pak Dedi (Ketua Karang Taruna) tidak
berada di rumah beliau. Lalu kami memutuskan untuk kembali lagi setelah shalat
maghrib. Dan di sore hari saya melihat beberapa anak kecil bermain bersama di sekitar rumah tinggal kami, meereka terlihat begitu bahagia.
 |
| Anak-anak Dusun Sawah Taratak bermain bersama |
 |
| Pertemuan dengan Ketua Karang Taruna Desa Muaro Kalaban |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar